Rencana Pengembangan Satuan Pendidikan Kejuruan

Oi rek.. mbalek maneh ambek aku ndek Blog e Figgo (Hai teman teman, kembali lagi sama aku di blog e figgo). Jadi hari ini aku akan membahas seputar Rencana Pengembangan Satuan Pendidikan Kejuruan. Bagi yang udah tahu tinggalkan komen ya... cuss


Sumber https://smkn1sasakranahpasisie.files.wordpress.com/2018/04/smk.png

   A.    Pengertian
·         Rencana Pengembangan : Suatu usaha untuk menigkatkan suatu kualitas
·         Satuan Pend. Kejuruan : Pendidikan untuk melatih peserta didik bekerja dibidang tertentu.
Rencana Pengembangan Satuan Pend. Kejuruan merupakan suatu usaha untuk meningkatkan suatu kualitas Pendidikan melatih peserta didik dibidang tertentu.

   B.     Tujuan
·         Mewujudkan pelaku Pend. Kejuruan yang kuat
·         Mewujudkan akses SMK yang meluas,merata, & berkeadilan
·         Mewujudkan Pembelajaran bermutu di SMK
·         Mewujudkan Penguatan tata kelola serta peningkatan efektivitas dan pelibatan public

   C.     Gambaran pembinaan SMK yang ideal

            Substansi inti yang berkaitan langsung dengan pembinaan sekolah menengah kejuruan (SMK) adalah: akses pendidikan dasar-menengah, metodologi, pengelolaan, kurikulum, dan kualitas.

            Sesuai dengan UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang dimaksud dengan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Visi pendidikan nasional adalah terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas, sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah (Permendiknas No. 41 tahun 2007).

            Menurut Finch dan Crunkilton (1999: 14) tujuan akhir kurikulum pendidikan kejuruan tidak hanya diukur melalui pencapaian prestasi berupa nilai tetapi melalui hasil dari pencapaian tersebut, yaitu hasil dalam bentuk unjuk kerja di dunia kerja.
Kurikulum SMK seharusnya memperhatikan beberapa hal mendasar sebagai berikut: (1) pendidikan harus menanamkan tata nilai yang kuat dan jelas sebagai landasan pembentukan watak dan perkembangan kehidupan manusia; (2) pendidikan harus memberikan sesuatu yang bermakna, baik yang ideal maupun pragmatis sesuai dengan kebutuhan peserta didik, dan (3) pendidikan harus memberikan arah yang terencana bagi kepentingan bersama peserta didik, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara (Depdiknas, 2004).
            Pakar pendidikan kejuruan Mobley mengemukakan tentang filosofi pendidikan kejuruan yang seharusnya diikuti oleh pihak yang terlibat yaitu: (1) C& T education must be a part of the total education program, (2) C&T education must be available to all people, (3) C&T education must be everyone’s concern, (4) Professionalization of C&T must continue, dan (5) Student organizations must be considered part of the total C&T program

            Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa pelaksanaan pembelajaran di pendidikan kejuruan meliputi pembelajaran teori dan praktik. Program studi bekerja sama dengan pihak komunitas profesional dalam bidangnya, sehingga pembelajaran dilaksanakan di sekolah dan di tempat kerja yang sesuai dengan program studi yang dipelajari. Dengan demikian pembelajaran pada pendidikan kejuruan mengarah pada pembelajaran sesuai dengan dunia kerja.

Segitu aja pembahasan kita kali ini sampai jumpa....
Sumber : 
http://psmk.kemdikbud.go.id/epub/download/TbAJMnTqBNNEmk9gMON9E4ztNa6HelsHrvoMvrF2.pdf
http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._TEKNIK_ARSITEKTUR/196803081993031-JOHAR_MAKNUN/smk-boarding-school.pdf
http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/viewFile/15292/13850
https://www.slideshare.net/supriyatmimulyadi/rencana-pengembangansekolah-1

Komentar